Kamis, 22 November 2018

0# Prolog - Kebohongan Nase Akari_






Hiruk Pikuk kota semarang yang mulai menjelma seperti Jakarta seakan menjadi Saksi Perubahan yang begitu cepat, entah itu perubahan baik maupun peubahan yang buruk.. 

heh tetapi aku sadar.. tak ada yang dapat aku ubah, apa yang dapat diharapkan dari seorang pengecut sepertiku.
Peranku disini mungkin hanya menjadi pengamat saja..
Ya.. " pengamat " itulah yang cocok untukku.
Kelas 2C IPA menjadi kelasku ketika baru saja lulus dari kelas 1 B IPA di SMA Harapan Semesta, tidak jauh dari Sebuah Pohon Bringin Tua yang jadi markas bersantaiku selama ini.
Ya ketika jam istirahat pun aku langsung nimbrung kesana, tentu untuk makan bekal makanan yang sudah dibawakan ibuku.. Aku tidak terlalu suka maka ke kantin , terlalu ramai dan aku alergi karumunan orang...
terutama hal itu
Juga akan sangat menghemat pengeluaran orang tuaku, karna aku memang belum bisa mencari uang sendiri.

" Oy, kau lihat ada bintang jatuh tadi malam " A
" Tidak, aku sudah tidur.. tapi beritanya muncul di TV tadi Pagi " B
" Iya iya betul banget, katanya tak ditemukan apapun dititik jatuh yang terekam oleh satelit.. " C
" Hey.. benarkah,?" D
" Jangan jangan itu Alien.. " E
" Ah.. kamu masih percaya begituan.. itu mah karangan di film film aja " B
" haha.. to santo, loe itu emang kayak anak kecil.. percaya gituan " F
" Katanya sih emang di Gunung Kendalisodo dekat Gunung Ungaran yang sudah tidak aktif itu.. tapi orang orang disekitarnya, tak ada yang tahu hal itu, dan memang tak ada apa apa " G
" hooo.. apa mungkin lokasi titik rekam satelitnya salah kali ya.." C
" Gak tau lah.. gak penting juga " F

Suara percakapan yang kudengar dari kejauhan, sepertinya membuatku penasaran.. apalagi titik jatuhnya di gunung kendalisodo, dekat daerah tempat tinggalku.
Tapi...
Gak penting...
Percuma saja...
Toh mereka juga berkata tak ada apa apa...
Sebenarnya aku ingin tau lebih lanjut dan bertanya pada mereka, tetapi aku hanyalah sebagai pendengar yang diam diam, tak ada peranku disana..
jangankan nimbrung percakapan.. berjalan kesana saja, sudah membuatku menggigil, seakan menjadi orang yang trauma berat akan pergaulan
Akupun berdiri dari dudukan dekat pohon beringin tua yang ada di area tengah Sekolah. Aku sangat nyaman bersantai disini sendiri..
Apalagi memang jarang ada orang yang duduk disini, karena pernah ada isu bahwa disini angker..
Tapi aku gak percaya begituan.. buktinya, tempat ini nyaman, angin sepoi sepoi pun menjadi teman setiaku.. kadang pun aku tiduran disini..
Tak peduli orang orang melihatku sinis, aku sudah sangat muak dengan tatapan sinis yang selalu tertuju padaku... seakan akan aku adalah makhluk asing..

toh juga tak ada yang berani kesini... 






Keterangan :
Tokoh Utama - Abdi Hermanto
A,B,C,D,E,F,G adalah pemeran pembatu


^_^ Ini adalah Chapter selanjutnya, silahkan bisa langsung diklik.

Chapter 7 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 6 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 5 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 4 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 3 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 2 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 1 Kebohongan Nase Akari_
Chapter 0 Kebohongan Nase Akari_

atau bisa Klik aja di bagian Trending Novel di Sidebar samping.. dengan Judul "Kebohongan Nase Akari_" soalnya sudah gue buat labelnya ya kk..

Posting Komentar

RahmanCyber Network

...
Ini merupakan bagian dari Manajemen RahmanCyber Network

Whatsapp Button works on Mobile Device only